Pasar ekspor mana saja yang memiliki permintaan tinggi terhadap teh putih Tiongkok?

2026-02-02 17:26:11
Pasar ekspor mana saja yang memiliki permintaan tinggi terhadap teh putih Tiongkok?

Posisi dan Pangsa Pasar Ekspor Teh Putih Tiongkok di Tingkat Global

Tiongkok masih merupakan produsen teh terbesar di dunia dan menempati peringkat kedua dalam ekspor, di belakang Kenya; meskipun teh putih hanya menyumbang kurang dari 0,2% dari total volume ekspor teh mereka. Berdasarkan angka tahun 2024, negara tersebut mengekspor sekitar 374.100 ton metrik teh senilai sekitar 1,42 miliar dolar AS secara keseluruhan. Teh putih? Hanya 455 ton yang berhasil menembus pasar, dengan harga jual rata-rata sekitar 13 dolar AS per kilogram. Hal ini menempatkan teh putih Tiongkok dalam kategori yang sama sekali berbeda dibandingkan teh hijau biasa, yang pada tahun lalu saja menghasilkan pendapatan sebesar 1,07 miliar dolar AS, atau bahkan varietas teh hitam. Harga tinggi yang melekat jelas menandai teh putih sebagai produk istimewa, bukan sekadar minuman harian biasa.

Tiongkok menyumbang sekitar 14,3 persen dari seluruh pendapatan global dari penjualan teh. Meskipun teh putih hanya menyumbang sedikit dalam hal volume, teh ini terutama dijual di pasar-pasar premium di mana konsumen bersedia membayar harga tinggi. Sementara itu, Kenya mendominasi produksi teh hitam biasa, menguasai sekitar 30,6 persen dari total ekspor teh hitam ke seluruh dunia. Perbedaan ini menjelaskan mengapa produsen Tiongkok berfokus pada pengembangan teh mewah. Sebagai contoh, harga teh putih dapat mencapai antara $15.000 hingga $30.000 per ton—jauh lebih tinggi dibandingkan kebanyakan jenis teh lainnya, yaitu 270 persen hingga hampir tujuh kali lipat dari harga rata-rata! Kelangkaan teh mewah semacam ini sepenuhnya disebabkan oleh tingkat kesulitan produksinya. Pembuatannya memerlukan keterampilan khusus dan banyak pekerjaan manual yang sulit untuk ditingkatkan skalanya. Oleh karena itu, teh putih tetap menjadi produk spesial yang memberikan keuntungan tinggi bagi para produsen yang berhasil menguasai proses pembuatannya.

Pasar Ekspor Teh Putih dengan Permintaan Tertinggi: Amerika Serikat, Inggris Raya, dan UEA

Amerika Serikat dan Kanada: Permintaan Teh Putih Premium yang Didorong oleh Kesadaran Kesehatan

Masyarakat di seluruh Amerika Utara kini mulai lebih memperhatikan kesehatan mereka, sehingga mendorong popularitas teh putih premium asal Tiongkok dalam beberapa waktu terakhir. Jenis teh ini istimewa karena kandungan antioksidannya yang tinggi serta proses pengolahannya yang masih sangat tradisional. Menurut data Global Wellness Institute tahun 2023, penjualan teh khusus—seperti Silver Needle—mengalami kenaikan sekitar 12% dibandingkan tahun lalu. Belanja daring juga turut berkontribusi signifikan, karena konsumen kini dapat dengan mudah memperoleh varietas asli dari Fujian tanpa harus melakukan perjalanan jauh. Bahkan, jaringan supermarket besar pun telah mengamati tren ini dan mulai menyediakan rak khusus khusus untuk teh putih berjenis tunggal (single origin). Hal ini menunjukkan bahwa konsumen semakin percaya diri terhadap keputusan pembelian mereka, baik dari segi manfaat kesehatan maupun kualitas keseluruhan.

Inggris Raya dan Jerman: Pasar Dewasa untuk Teh Putih Organik dan Teh Putih Daun Lepas

Pecinta teh di seluruh Eropa benar-benar menggemari pilihan bersertifikat organik dan lebih memilih teh daun lepas dibandingkan teh dalam kantong. Ambil contoh Jerman, di mana hampir separuh dari seluruh teh impor bersifat organik menurut data Statista tahun lalu. Sementara itu, di Inggris Raya, toko-toko khusus juga telah mencatat sesuatu yang menarik: penjualan teh putih sedang meningkat tiga kali lipat lebih cepat dibandingkan penjualan teh hitam. Saat ini, keberlanjutan sangat penting bagi konsumen, begitu pula keingintahuan mereka terhadap asal-usul teh yang dikonsumsi serta cara penanamannya. Hal inilah yang menjelaskan mengapa teh daun lepas menyumbang hampir delapan dari sepuluh pembelian teh premium. Dan jika kita melihat tren kotak langganan (subscription boxes) saat ini, produk-produk tersebut mulai lebih sering memasukkan varietas teh putih musiman seperti Shou Mei. Perubahan ini menunjukkan bahwa pasar tidak hanya tumbuh, tetapi benar-benar berkembang matang seiring dengan semakin meningkatnya kecermatan konsumen terhadap kualitas serta kisah asal-usul di balik minuman favorit mereka.

UEA dan Arab Saudi: Pertumbuhan Pemberian Hadiah Mewah dan Teh Putih Bersertifikat Halal

Teh putih telah menjadi sesuatu yang istimewa di pasar Dewan Kerja Sama Teluk (GCC), dihargai tidak hanya karena kualitasnya tetapi juga sebagai hadiah mewah dan minuman kesehatan bersertifikat Halal. Varietas Silver Needle yang dikemas dalam kotak emas mengilap mencapai harga tertinggi menjelang Ramadan dan Idul Fitri, ketika masyarakat mencari hadiah-hadiah ekstra istimewa. Berdasarkan data dari Trade Map (2023), Arab Saudi mengimpor teh putih premium asal Tiongkok sebanyak 9% lebih banyak tahun lalu dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, di seluruh kawasan Teluk, hotel-hotel di UEA mulai menawarkan pengalaman mencicipi teh putih yang setara dengan layanan sommelier anggur. Dan memang, kebanyakan pembeli di kawasan ini menginginkan jaminan bahwa pembelian mereka memenuhi standar yang berlaku. Sekitar sembilan dari sepuluh pelanggan di wilayah GCC menuntut adanya dokumen sertifikasi Halal yang sah sebelum mereka bahkan mempertimbangkan untuk membeli suatu produk.

Peluang Ekspor Teh Putih yang Sedang Muncul di Kawasan Asia-Pasifik dan Afrika

Australia: Manfaat CHAFTA dan Perluasan Sektor Teh Boutique

Sektor teh khusus di Australia sedang berkembang pesat berkat Perjanjian Perdagangan Bebas Tiongkok–Australia (CHAFTA). Perjanjian ini mengurangi tarif impor teh sekitar 3 hingga 5 persen setiap tahun. Menurut data Food Innovation Australia tahun 2024, jumlah toko teh kecil meningkat sekitar 12% dari tahun ke tahun. Konsumen perkotaan menginginkan teh organik yang berasal dari wilayah tertentu serta peduli terhadap transparansi asal-usul teh tersebut di seluruh rantai pasok. Semua faktor ini menempatkan teh putih Tiongkok sebagai produk istimewa yang sangat menarik bagi pecinta kesehatan. Pelaku ritel yang menyusun pilihan unik dan menjalankan upaya pemasaran daring yang terfokus akan memperoleh manfaat paling besar dari peningkatan minat ini.

Afrika Selatan: Tren Kesehatan Mempercepat Adopsi Teh Putih Tiongkok

Pasar kesehatan di Afrika Selatan senilai sekitar R18 miliar atau sekitar 1 miliar dolar AS telah benar-benar mendorong permintaan terhadap teh putih yang kaya antioksidan. Menurut Asosiasi Teh Afrika Selatan dalam laporan tahun 2024 mereka, konsumsi teh khusus meningkat sekitar 8% per tahun. Seiring semakin banyaknya masyarakat yang memasuki kelas menengah di negara ini, mereka cenderung memilih minuman yang memberikan manfaat nyata bagi kesehatan, bukan sekadar enak rasanya. Bagi para eksportir yang ingin memanfaatkan tren ini, terdapat peluang dalam menekankan bahwa teh putih berasal dari tradisi turun-temurun selama berabad-abad serta metode pengolahan khusus. Bekerja sama dengan influencer lokal juga masuk akal, terutama saat mendistribusikan produk ke toko-toko yang berfokus pada kesehatan di kota-kota seperti Johannesburg dan Cape Town, di mana kedai teh premium tampak bermunculan di mana-mana akhir-akhir ini.

Mengatasi Hambatan Ekspor: Sertifikasi dan Preferensi Konsumen untuk Teh Putih

Kesenjangan Sertifikasi Kritis—Organik, Perdagangan Adil, dan Halal—untuk Akses Pasar Teh Putih

Bagi produsen teh putih yang ingin memasuki pasar utama, sertifikasi bukan sekadar keuntungan tambahan—melainkan hampir merupakan syarat mutlak. Sertifikasi organik memberikan jaminan kepada pembeli mengenai tidak adanya residu pestisida dan bahan kimia, suatu aspek yang sangat penting bagi konsumen di wilayah seperti Amerika Utara dan Eropa, di mana kekhawatiran kesehatan menjadi faktor penentu keputusan pembelian. Selanjutnya, ada sertifikasi Perdagangan Adil (Fair Trade), yang menjamin bahwa pekerja di balik layar diperlakukan secara adil dan menerima upah yang layak. Pendekatan ini menarik minat konsumen sadar di seluruh dunia, terutama di negara-negara Barat, di mana tanggung jawab sosial telah menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas merek. Berbicara mengenai persyaratan, siapa pun yang ingin menjual produk di Timur Tengah mutlak memerlukan sertifikasi Halal. Bukan hanya direkomendasikan—melainkan pintu-pintu bisnis benar-benar tidak akan terbuka tanpa sertifikasi ini di sebagar besar gerai ritel, hotel, bahkan toko cinderamata. Masalahnya? Banyak usaha skala kecil kesulitan menghadapi biaya serta prosedur administrasi yang rumit terkait sertifikasi tersebut. Sejumlah perusahaan berhasil mengatasi kendala ini dengan bermitra bersama lembaga sertifikasi lokal atau bergabung dalam program koperasi. Jenis kemitraan semacam ini membantu menutup kesenjangan antara apa yang dibutuhkan dan apa yang terjangkau, sehingga pada akhirnya memungkinkan akses ke tingkat harga premium serta membangun hubungan pelanggan yang bertahan meski menghadapi fluktuasi pasar.